“Anugerah Cinta”

    Naura - "Anugerah Cinta"
    Naura yang diperankan oleh mbak Irish :V

Hampir seminggu nih saya nggak menulis di blog ini, ya semua ini karena kebanyakan kerjaan didunia nyata, hehe.

Jadi akhir-akhir ini sedang hits-nya sinetron “Anugerah Cinta” yang ditayangkan di RCTI (bukan iklan! Saya nggak dibayar untuk ini :V). Sinetron ini tayang sampai mendekati tengah malam dan tentunya tidak recommended buat orang yang tidurnya lama.

Enggak tahu kenapa, keluarga saya terutama bapak, ibu sama nenek suka sekali dengan sinetron ini. Sinetron yang dibintangi oleh Irish Bella (sebagai Naura) ini mampu menarik hati keluarga saya lho. Tak heran jika mereka suka menontonnya sampai habis.

Kalau nonton sih nggak masalah, tapi kalau nontonnya pakai komentar langsung itu membuat saya tertawa, hihi.

Kenapa sampai saya tertawa? Bayangin saja, ketika si tokoh utama sedang dijahatin oleh tokoh lain, maka nenek saya akan berkomentar pedas, “tatapen nd*se kono lho“. Haha nggak usah saya jelasin lah apa artinya, jadi seakan-akan itu perkataan nenek saya itu bisa meruba jalan ceritanya haha.

Karena keseringan keluarga saya nonton, jadi mau tak mau saya pun ikut menonton. Walaupun cuma nonton sebentar tapi lama-lama saya terasa dimasuki ruh buat nonton sinetron tersebut.

Memang kalau tahu jalan ceritanya sinetron ini seru juga lho, tapi ya sebagai anak bangsa yang baik kalau nonton sinetron kita harus bisa filter pelajaran-pelajaran yang ada di sinetron tersebut. Yang saya dapatkan dari sinetron tersebut adalah:

  1. Belajar untuk bersabar
  2. Ujian demi ujian dialami oleh tokoh utama yang diperankan mbak Irish Bella, namun tokoh tersebut tetap sabar sekali walaupun penuh cobaan. Bayangin aja, tokoh itu disuruh untuk mengemis mau, disuruh kerja ini itu mau, hmm… sampai-sampai keluarga saya yang nonton ikut menjiwai karena simpati dengan tokoh tersebut.
  3. Khusnudzon
Inilah pelajaran kedua yang saya ambil, yaitu berkhusnudzon atau berprasangka baik dengan orang lain. Hal itu seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 12 yang berbunyi:
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain.”
Selain itu ada banyak sekali pelajaran yang bisa kita dapatkan, jangan hanya memandang sinetron dan menjudge sinetron sebagai sinetron yang gini, gitu dsb. Tergantung kita saja yang menontonnya.
Ditulis abis bangun tidur (abis maghrib tidur, nggak enak badan) sambil dengerin mbak Wiwik Sagita di Indosiar 😀
Bagikan melalui:

3 Comments

  1. maya October 16, 2016
  2. Dedi Styawan October 16, 2016
  3. Andi Setiawan October 20, 2016

Add Comment